Presiden Jokowi Ungkap Kondisinya Sebelum Disuntik Vaksin

- 13 Januari 2021, 11:29 WIB
Jokowi disuntik vaksin /diambil dari Youtube @ Sekretariat Presiden /

PORTALSULUT.COM- Presiden Joko Widodo menjalani vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin Sinovac di teras Istana Merdeka Jakarta, Rabu 13 Januari 2021.

Jokowi dalam akun instagramnya @Jokowi mengatakan sebelum dirinya disuntik vaksin, masih melalui beberapa proses pertanyaan dari Vaksinator.

"Tekanan darah saya diukur, 130/67 mmHg. Normal. Lalu saya ditanya apak pernah terkonfirmasi positif Covid-19, pernah pilek dan batuk beberapa hari terakhir pernah mengidap penyakit jantung atau ginjal, dan lain-lain? Saya jawab tidak," tulis Jokowi pada Akun Instagramnya.

Baca Juga: Tangan Dokter Kepresidenan Gemetaran Saat Suntikan Vaksin ke Jokowi

Dalam akun itu, Jokowi juga mengatakan bahwa vaksin Covid-19 ini telah lama ditunggu-tunggu. Dan baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan suci dan halal untuk digunakan.

"Saya berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar," ujarnya.

Vaksinator yang menyuntik adalah Wakil ketua dokter kepersidenan Prof Abdul Mutalib. Abdul Mutalib mengaku sedikit gemetar saat menyuntik Presiden Jokowi.

Baca Juga: BLT Untuk Siswa Cair, Gelombang Kedua Menyusul, Cek Jadwal Pencairannya

"Menyuntik orang pertama di Indonesia ada rasa juga, tapi tidak ada halangan bagi saya untuk menyuntikkan, pertama saja gemetaran tidak ada masalah tidak ada pendarahan sama sekali di bekas suntikannya," ungkap Mutalib.

Rombongan lain yang disuntik adalah Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 Amirsyah Tambunan, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.***

Halaman:

Editor: Ainur Rofik


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X