Berniat Jadi Kepala Sekolah di Luar Negeri? Nih Ada Lowongan, Gaji Bisa Capai 3 Kali Lipat

26 Maret 2023, 13:11 WIB
Dibuka Lowongan Calon Kepala Sekolah di Luar Negeri, Ini Syaratnya, Pendaftaran Hingga 4 April 2023 /


PORTAL SULUT - Dalam rangka memenuhi kebutuhan Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka kesempatan bagi Kepala Sekolah berstatus PNS yang memenuhi persyaratan untuk ditugaskan sebagai Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) pada Sekolah Indonesia Kota Kinabalu.

Nah, jika anda ingin cari tantangan baru, bisa gabung dalam program ini. Soal gaji tak perlu diragukan. Informasi yang beredar, gaji kepala sekolah di luar negeri bisa capai 3 kali dari gaji di dalam negeri.

Jika tertarik, berikut persyaratannya:

1. PERSYARATAN UMUM

a) berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil;

b) berasal dari Guru Penggerak yang dibuktikan dengan Sertifikat Guru Penggerak;

c) memiliki pengalaman paling singkat 4 (empat) tahun berturut-turut sebagai Kepala Sekolah yang dibuktikan dengan surat keputusan pengangkatan sebagai Kepala Sekolah;

d) usia maksimal saat mendaftar 52 tahun 0 bulan;

Baca Juga: Guru Non PNS Jawa Tengah Ingin dapat Gaji Rp15 Juta per Bulan, Ikuti Program Ini, Cek di Sini

e) pangkat serendah-rendahnya Penata Muda Tk.I, golongan ruang III/b;

f) memiliki kualifikasi Akademik Sarjana (S-1) Kependidikan, diutamakan berpendidikan Magister Pendidikan (S-2);

g) sehat jasmani, rohani dan bebas NARKOBA;

h) berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap;

i) bagi mantan Kepala SILN dapat mengajukan lamaran kembali sebagai calon Kepala SILN setelah 4 (empat) tahun mengabdi di tanah air;

j) memiliki nilai prestasi kerja PNS minimal baik selama 2 (dua) tahun terakhir;

k) memiliki surat pernyataan yang ditandatangani oleh PPK terkait izin mengikuti seleksi dan kesediaan menerima kembali di instansi asal setelah selesai bertugas sebagai Kepala SILN;

l) aktif berbahasa Inggris lisan dan tulis yang ditunjukkan dengan skor TOEFL minimal 500 atau IELTS 6.0.

2. PERSYARATAN KHUSUS

a) memiliki wawasan dan mampu mempromosikan seni dan budaya Indonesia

b) memiliki wawasan dan pengetahuan yang memadai tentang negara, sistem pemerintahan, sistem pendidikan, dan sosial budaya negara akreditasi yang menjadi pilihan pelamar

Jadwal pendaftaran:

1. Pengumuman Resmi Seleksi : 22 Maret 2023

2. Waktu Pendaftaran : 22 Maret s.d. 4 April 2023

3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Seleksi Lanjutan : 14 April 2023

*) Rencana Penjadwalan dapat berubah sesuai dengan penetapan jadwal Panitia Seleksi

TATA CARA PENDAFTARAN

Pendaftaran daring mulai 22 Maret s.d. 4 April 2023, dengan mekanisme sebagai berikut:

1. peserta seleksi wajib memiliki alamat surat elektronik yang aktif;

2. peserta seleksi melakukan pendaftaran/registrasi awal secara daring melalui laman https://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln

3. pendaftaran lanjutan dilakukan dengan cara login menggunakan username dan password yang dikirim oleh Sekretariat Panitia Seleksi melalui surat elektronik peserta seleksi. Tahapan pendaftaran lanjutan meliputi:

a) Memilih jabatan yang akan dilamar

Baca Juga: Guru Non PNS Ingin dapat Gaji Rp15 Juta per Bulan, Cek di Link Ini

b) Mengisi informasi data diri pelamar meliputi:

1) Data pokok pelamar
2) Riwayat Pendidikan yang telah ditempuh
3) Riwayat jabatan/pengalaman jabatan yang pernah ditekuni
4) Informasi pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti
5) Akun media sosial yang dimiliki

c) Mengunggah hasil pindai dokumen/berkas yang dipersyaratkan paling lambat tanggal 4 April 2023 pukul 24.00 WIB sebagai berikut:

1) Pas foto formal dengan format file .JPG atau .PNG, besar file maksimal 500 Kb.

2) Surat lamaran yang ditandatangani di atas materai Rp.10.000,- yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (format dapat diunduh pada menu UNDUH);

3) Sertifikat Guru Penggerak

4) Surat izin mengikuti proses seleksi yang ditandatangani oleh PPK terkait izin mengikuti seleksi dan kesediaan menerima kembali di instansi asal setelah selesai bertugas sebagai Kepala SILN (format dapat diunduh pada menu UNDUH)

5) Kartu Tanda Penduduk dan Akte Lahir;

6) Ijazah pendidikan terakhir;

7) SK Pangkat dan SK Jabatan terakhir;

8) Penilaian Prestasi Kerja 2 (dua) tahun terakhir;

9) SK Pengangkatan sebagai Kepala Sekolah yang menunjukkan 4 (empat) tahun berturut-turut sebagai Kepala Sekolah;

10) SK Pengangkatan dan SK Penarikan sebagai Kepala SILN bagi PNS yang pernah ditugaskan sebagai Kepala SILN;

11) Sertifikat TOEFL atau IELTS;

12) Sertifikat/penghargaan keterampilan tambahan selain mengajar, seperti: olahraga, pramuka, seni-budaya, keagamaan, prakarya, atau teknologi informasi komunikasi (ICT), akuntansi/keuangan, dll; dan

13) Surat Keterangan dari Dokter Pemerintah meliputi:

a) Keterangan sehat raga dari dokter umum;
b) Keterangan sehat jiwa dari dokter jiwa/psikiater;
c) Keterangan bebas narkoba yang dilengkapi dengan hasil pemeriksaan laboratorium dalam 1 (satu) bulan terakhir.

Nah informasi selengkapnya KLIK DI SINI.***

Editor: Harry Tri Atmojo

Sumber: Kemendikbud

Tags

Terkini

Terpopuler