Peserta Prakerja Gelombang 4 Bakal Dicabut Rabu 16 September Malam Ini, Jika Belum Lakukan Ini

- 16 September 2020, 21:20 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja /Foto: prakerja.go.id/

PORTAL SULUT - Pemerintah akan memblokir kepesertaan prakerja yang belum memilih pelatihan hingga Rabu 16 September 2020 malam ini, khususnya gelombang 4.

Ini sesuai dengan pengumuman yang ditulis di Instagram Prakerja, malam ini.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA Insentif Prakerja Gagal Berubah Menjadi Dalam Pengecekan. Cek Akun Sekarang

"Bagi Sobat Prakerja yang sudah lolos Gelombang 4, namun belum memilih pelatihan pertama, hari ini adalah hari terakhir untuk memilih pelatihan sebelum kepesertaan Sobat dalam program Kartu Prakerja dicabut.
ㅤㅤ
Yuk, segera pilih pelatihan pertamamu hari ini, tanggal 16 September 2020, sebelum pukul 23.59 WIB.
ㅤㅤ
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.prakerja.go.id/faq
ㅤㅤ
Bagikan juga informasi ini ke teman, keluarga, atau kerabat kamu yang sudah lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 4, yaa!," tulis akun resmi prakerja tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Bagi Sobat Prakerja yang sudah lolos Gelombang 4, namun belum memilih pelatihan pertama, hari ini adalah hari terakhir untuk memilih pelatihan sebelum kepesertaan Sobat dalam program Kartu Prakerja dicabut. ㅤㅤ Yuk, segera pilih pelatihan pertamamu hari ini, tanggal 16 September 2020, sebelum pukul 23.59 WIB. ㅤㅤ Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.prakerja.go.id/faq ㅤㅤ Bagikan juga informasi ini ke teman, keluarga, atau kerabat kamu yang sudah lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 4, yaa! ???? ㅤㅤ #SiapDariSekarang

A post shared by Kartu Prakerja (@prakerja.go.id) on

 

Sebelumnya, Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menjelaskan, masih ada peserta yang sudah lolos pendaftaran namun tidak menggunakan uang insentif untuk dibelanjakan pelatihan dalam waktu 30 hari setelah insentif diterima.

Pendaftar yang lolos tersebut akan dicopot kepesertaannya oleh PMO Prakerja. "Ketika dicabut ada uang yang tidak dipakai, itu kemudian bisa direalokasikan untuk rekrut peserta baru sebagai pengganti," ujar Denni.***

Halaman:

Editor: Harry Tri Atmojo


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X