Jangan Baca Al-Fatihah Hanya dengan Gerakan Mulut Saja Kata Kata Buya Yahya, Tidak Sah Sholat!

- 22 Agustus 2022, 07:07 WIB
Buya Yahya menjelaskan perihal tata cara membaca surah Al-Fatihah dalam sholat.
Buya Yahya menjelaskan perihal tata cara membaca surah Al-Fatihah dalam sholat. /

PORTAL SULUT – Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya menjelaskan perihal tata cara membaca surah Al-Fatihah dalam sholat.

Buya Yahya menjelaskan bahwa membaca surah Al-Fatihah merupakan salah satu rukun wajib dalam sholat.

Sehingga jika seseorang sholat tapi bacaan Al-fatihahnya tidak benar maka sholat tidak sah.

Baca Juga: Dari Sekian Banyak Rumah, Hanya 4 Ciri Rumah Ini yang Disukai Para Malaikat Pembawa Rezeki

Buya Yahya menjelaskan bahwa membaca surah Al-Fatihah hanya dengan gerakan mulut saja tidak sah.

Menurut Buya Yahya, membaca surah Al-Fatihah tidak boleh hanya mulut yang komat kamit dan tidak ada suara.

Buya Yahya menegaskan bahwa ini adalah cara membaca surah Al-Fatihah yang keliru.

Membaca surah Al-fatihah seperti ini dapat berakibat fatal, termasuk sholat menjadi tidak sah.

Tanpa membaca surah Al-Fatihah yang benar, maka sholat menjadi tidak sah, sebab wajib hukumnya membaca surah ini.

Lantas, bagaimanakah cara membaca surah Al-Fatihah yang benar ketika sholat?

Simak penjelasan lengkap dari Buya Yahya, sebagaimana telah dilansir Portal Sulut dari video sesi ceramah Buya Yahya yang diunggah kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 11 Juni 2018.

Buya Yahya menyebutkan bahwa tidak sah sholat orang yang tidak membaca surah Al-Fatihah.

Sebab, surah Al-Fatihah merupakan salah satu rukun wajib dalam sholat.

Apabila seseorang melaksanakan sholat dan tidak memenuhi salah satu saja rukun tersebut, maka sholat menjadi tidak sah.

“Tidak sah sholatnya orang yang tidak membaca surah Al-Fatihah,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa jika seseorang membaca surah Al-fatihah dalam sholatnya namun tidak keluar suara, maka tidak sah.

“Tapi kalau hanya gerak mulut saja dan tidak keluar suara,” terang Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan hal ini ketika menjelaskan perihal bacaan Al-Fatihah dalam sholat menurut Madzhab Imam Syafi'i.

Buya menegaskan bahwa membaca surah Al-Fatihah seperti itu tidak sah hukumnya.

“Maka itu tidak sah!” tegas Buya Yahya.

“Jadi kalau baca Al-Fatihah cukup gerak mulut saja nggak sah!” sambungnya.

Buya Yahya pun membeberkan syarat dalam membaca surah Al-fatihah ketika sholat.

Baca Juga: Buya Yahya: Tersedia 3 Tips Menyalurkan Hawa Nafsu Agar Tidak Berujung Zina dan Dosa Bagi Belum Menikah

“Dan syarat membaca Al-Fatihah itu, yang pertama, harus kita mendengar,” terang Buya Yahya.

Jadi menurut Buya Yahya, syarat membaca surah Al-Fatihah adalah memperdengarkan kepada diri sendiri.

“Memperdengarkan Al-Fatihah kepada diri sendiri, gak boleh hanya komat kamit,” terang Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan ketika kita sholat maka wajib hukumnya memperdengarkan kepada diri sendiri.

“Sholat itu kan wajibnya memperdengarkan kepada dirinya sendiri,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan bahwa memperdengarkan surah Al-Fatihah kepada diri sendiri wajib hukumnya.

“Itu wajibnya yang asas,” terang Buya Yahya.

Artinya, ketika kita membaca surah Al-Fatihah, pastikan kita bisa mendengar bacaan yang kita ucapkan.

Buya Yahya pun mencontohkan membaca surah Al-Fatihah dengan sedikit berbisik, sehingga dapat didengar oleh dirinya sendiri.

“Harus engkau membaca Al-Fatihah sampai engkau perdengarkan di dalam telingamu sendiri,” tandasnya.

Semoga bermanfaat.***

Editor: Harry Tri Atmojo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah