Sering Gagal Melihat Khodam Pendamping? Ini 7 Penyebabnya Menurut Pakar Spiritual Islam

- 6 Desember 2021, 20:43 WIB
Ilustrasi Sering Gagal Melihat Khodam Pendamping? Ini 7 Penyebabnya Menurut Pakar Spiritual Islam
Ilustrasi Sering Gagal Melihat Khodam Pendamping? Ini 7 Penyebabnya Menurut Pakar Spiritual Islam /pexels.com/Thevibrantmachine


PORTAL SULUT - Sudah mencoba cara melihat Khodam pendamping sesuai dengan apa yang disuruh, tapi masih belum bisa melihatnya?

Mungkin ada alasan di balik hal itu terjadi.

Akhir-akhir ini kata Khodam jadi sering didengar oleh kita, terutama ketika berita mengenai katak Bhizer tengah booming. Bagi mereka yang penasaran dengan Khodam, mungkin akan mencari cara untuk berkomunikasi atau hanya sekadar melihat, apa ada Khodam yang mendampinginya.

Baca Juga: WOW! Harta Mengalir Layaknya Deras Air, Ini 5 Weton yang Disayang Dewa Dewi Uang

Memang Khodam pendamping tak bisa dilihat begitu saja, bahkan untuk mendapatkannya saja butuh beragam rangkaian cara yang panjang. Tapi tak menutup kemungkinan bahwa bisa saja seseorang dianugerahi sesosok Khodam untuk mendampinginya sejak ia dilahirkan.

Tapi bagi mereka yang merasa bahwa ada Khodam di dalam dirinya, terus mencoba untuk melihat mereka namun terus gagal, mungkin ada beberapa alasan mengapa hal itu bisa terjadi.

Dikutip dari kanal Youtube Abah Romdhoni, ada 7 penyebab umum dari gagalnya seseorang melihat Khodam pendampingnya.
1. Tidak memiliki Khodam

Alasan pertama adalah tidak memiliki Khodam. Seperti yang telah disebutkan di atas, untuk mendapatkan Khodam pendamping kita harus melewati beragam hal yang rumit, serta tidak sembarang orang memiliki Khodam pendamping. Jadi bila kamu mencoba melihat Khodam namun terus tidak berhasil, kemungkinan besar kamu tidak memiliki Khodam.

2. Mental belum kuat

Alasan kedua adalah mental kamu belum kuat. Dimana mungkin secara lisan kamu mengatakan telah siap untuk melihat Khodam. Namun, dalam hati kamu berkata sebaliknya bahwa tidak siap untuk melihat Khodam tersebut.

Halaman:

Editor: Harry Tri Atmojo


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network