BRI Liga 1: Joop Gall Kecewa PSM Makassar Hanya Mampu Imbang Lawan Persela Lamongan

15 Maret 2022, 19:17 WIB
Persela Lamongan ditahan imbang PSM Makassar dengan skor 2-2 pada lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-31, Senin, 14 Maret 2022/Sumber Foto laman resmi LBI /

PORTAL SULUT- Hasil imbang melawan Persela Lamongan dengan skor 2-2 pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 pekan ke 31 pada Senin 14 Maret di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Hasil tersebut membuat Pelatih PSM Makassar, Joop Gall kurang puas dengan hasil trersebut,

Menurutnya, dominasi anak asuhnya sepanjang pertandingan itu, seharusnya PSM Makassar mampu meraih tiga poin.

Baca Juga: BRI Liga 1: Imbang Lawan Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan Apresiasi Kerja Keras Pemain

Ia menyebut kehilangan dua poin menjadi kerugian bagi tim berjuluk Juku Eja.

Meski demikian Joop Gall tetap memberikan apresiasi kepada Erwin Gutawa CS  terhadap kerja keras pemain yang tak tersentuh kekalahan dalam lima laga terakhir.

“Saya kira kita tidak puas dengan hasil ini (imbang) dan kita kehilangan dua poin di pertandingan ini. Ya kita memulai pertandingan dengan bagus, kita memenangi banyak duel. Mereka tidak banyak solusi dengan skema yang kita jalankan,” beber Joop Gall dikutip Portalsulut.com melalui situs resmi BRI Liga 1 ligaindonesiabaru.com, Selasa 14 Maret 2022.

“Kita kehilangan dua poin yang seharusnya kita maksimalkan memenangkan pertandingan ini. Mereka bermain oportunis dan memberikan space yang harusnya bisa kita gunakan. Namun di lima pertandingan terakhir kita tidak terkalahkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Kode Redeem Genshin Impact 15 Maret 2022, Klaim Primogems Sebanyak-banyaknya di Sini!

Joop Gall juga mengukapkan, bahwa kegagalan tim juga tak lepas dari masalah klasik yang sering dihadapi. Yakni kurang tenangnya pemain dalam mengeksekusi setiap peluang yang ada menjadi gol.

Di pertandingan berikutnya ia berharap Erwin Gutawa dkk dapat lebih jeli dalam mengambil keputusan saat mengeksekusi peluang. Ia tidak ingin hal yang sama terjadi di pertandingan berikutnya.

“Ketika dalam situasi yang sangat menguntungkan, pemain harusnya lebih berpikir menyelesaikan peluang dengan efisiensi yang bagus. Menggunakan teknik dan bukan menggunakan power,” jelas mantan pelatih klub Belanda, Go Ahead Eagles.***

Editor: Muhamad Zakir Mokoginta

Tags

Terkini

Terpopuler