Pasangan Suami Istri Tega Bunuh Anaknya Gara-gara Belajar Online

- 15 September 2020, 18:52 WIB
Ilustrasi kekerasan anak. /

PORTAL SULUT - Ini jangan ditiru. Hanya gara-gara susah mengikuti proses belajar secara online, sepasang suami isteri berinisial IS (27) dan LH (26) tega membunuh satu anak kandungnya yang terlahir kembar.

Dikutip rri.co.id Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma mengatakan, korban yang berusia delapan tahun dan duduk dibangku sekolah dasar (SD) itu dianiaya hingga tewas karena orang tuanya kesal.

Demi menghilangkan jejak kejahatannya, IS dan LH menguburkan jasad anaknya di Kabupaten Lebak hingga membuat laporan palsu ke polisi.

Baca Juga: Mantan Kades di Gorontalo Ditahan Kejari Gorut

"Aksi penganiayaan berujung kematian sang bocah itu terjadi pada 26 Agustus sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu sang bocah yang duduk di bangku sekolah dasar tengah melakukan pembelajaran secara online. Namun, karena si bocah malang itu tidak mengikuti kegiatan belajar online dengan baik. Membuat ibu korban yakni, LH kesal hingga tega menganiaya korban," paparnya Selasa 15 September 2020.

Kejadian penganiayaan berlangsung di rumah pelaku yang terletak di sekitar bilangan Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Insentif Prakerja Gagal, Ikuti 3 Langkah Ini

Berdasarkan keterangan pelaku, penganiayaan ini dilakukan menggunakan tangan kosong dan gagang sapu. Si anak juga sempat didorong sampai tersungkur di lantai dan membuatnya tidak sadarkan diri.***

Editor: Harry Tri Atmojo


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X