Pemulung Tanam Porang Tingkatkan Ekonomi

- 12 Januari 2021, 14:44 WIB
Kemensos bersama Pemulung Tanam Porang. /Kemensos RI

PORTAL SULUT - Kementerian Sosial RI bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) serta Penerima Manfaat (PM) di Balai Karya "Pangudi Luhur" Bekasi meneguhkan niat dengan melakukan penanaman Porang sebagai tanda komitmen bersama dalam proses rehabilitasi sosial. 

Penanaman porang tahap pertama ini sebanyak 350 pohon di lahan seluas 0,5 Hektar dan simulasi penanamannya dilakukan oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat.

Porang merupakan salah satu komoditas tanaman yang umbinya punya nilai ekonomi tinggi, kegiatan ini akan memberikan kemanfaatan pada PM yang latar belakangnya pemulung, pengemis hingga tuna wisma yang telah tinggal di Balai Karya "Pangudi Luhur" Bekasi.

Baca Juga: Menurut Mahfud MD Nama Calon Kapolri yang Beredar di Media Masih Spekulasi : Tebakan Buah Nangka

"Per hari ini sudah ada 28 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di balai," sebut Harry. mereka sudah mengikuti berbagai kegiatan mulai dari daur ulang sampah organik yang diubah menjadi pupuk kompos, kemudian sampah non organik menjadi produk bernilai ekonomi seperti packing untuk merchandise, lukisan dari pelepah pisang dan banyak kreatifitas lainnya.

Selain itu, ada juga peternakan ikan lele yang akan diberikan kepada PM agar para PM melakukan aktivitas memberikan makan ikan lele. Mereka akan diberi tanggung jawab masing-masing.

Kolam lele ini juga akan dijadikan tempat pemancingan ikan untuk umum. Hasil pancingan bisa dijual dan dimasak di warung makan yang akan dibuka di sekitar Balai Karya "Pangudi Luhur" Bekasi.

Baca Juga: Kembali, Potongan Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

"Rencananya warung pecel lele, sekarang sedang disiapkan. Beberapa pujasera juga disiapkan di samping lahan bakal rusunawa. Lahan rusanawa yg akan dibangun seluas 3000 m2, terdiri dari 5 lantai dan bisa menampung 100 KK," jelas Harry, seperti fi kutip Portal Sulut dari laman Kemensos.

Selain itu, ada juga peternakan ayam petelur. Misal untuk ayam petelur sudah direncanakan masing-masing PM mengurus sebanyak 18 ekor, jadi setiap hari akan ada telur ayam yang dikelola oleh setiap PM.

Halaman:

Editor: Ainur Rofik

Sumber: Kemensos RI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X