Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit yang Sempat Diderita Komika Babe Cabita

- 9 April 2024, 16:56 WIB
Babe Cabita sempat menderita penyakit Anemia aplastik sebelum meninggal dunia.
Babe Cabita sempat menderita penyakit Anemia aplastik sebelum meninggal dunia. /Instagram @babecabiita


PORTAL SULUT - Komika Babe Cabita meninggal dunia pada Selasa 9 April 2024.

Pemilik nama asli Priya Prayogha Pratama ini meninggal dalam usia 34 tahun di Rumah Sakit (RS) Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pukul 06.38 WIB.

Informasi yang beredar, sebelum meninggal dunia, Babe sempat mengidap anemia aplastik pada September 2023.

Baca Juga: Muncul Tulisan Error pada Datatables saat Mengisi Riwayat Kerja PDM Non ASN Kemenag 2024

Anemia aplastik termasuk penyakit langka. Lantas seperti apa Anemia aplastik?

Dikutip dari siloamhospitals.com, Anemia aplastik adalah gangguan kesehatan berupa anemia atau kurang darah dikarenakan sumsum tulang tidak mampu memproduksi sel darah baru yang cukup, baik trombosit, leukosit, maupun eritrosit atau ketiganya sekaligus.

Anemia aplastik adalah kondisi langka atau jarang ditemukan kasusnya. Walau begitu, anemia aplastik perlu diwaspadai karena tetap bisa dialami oleh seluruh kalangan.

Penyebab Anemia Aplastik

Anemia aplastik disebabkan oleh 2 kondisi, yaitu karena keturunan atau gangguan kesehatan semasa hidup.

Beberapa gangguan kesehatan semasa hidup yang bisa menyebabkan anemia aplastik adalah sebagai berikut:

1. Penyakit autoimun yang dapat mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel sehat, termasuk sel pada sumsum tulang.

2. Pernah menjalani perawatan radioterapi atau kemoterapi. Dua perawatan kanker ini berisiko menyebabkan kerusakan sel sehat dalam tubuh.

3. Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti beberapa jenis antibiotik dan obat rheumatoid arthritis.

4. Terinfeksi virus tertentu, seperti virus HIV, hepatitis, cytomegalovirus, Epstein-Barr, dan lain sebagainya.

5. Terpapar bahan kimia berbahaya dan terjadi secara terus-menerus, seperti pestisida, benzene, dan lain sebagainya.

6. Kehamilan, karena masa kehamilan berisiko menyebabkan sistem kekebalan tubuh ibu menyerang sel pada sumsum tulang.

Halaman:

Editor: Harry Tri Atmojo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah